Mana remah-remah yang berserakan..?
Sisa-sisa janjimu, yang masih sempat ku kumpulkan.
Ternyata tercecer disetiap langkah yang kau pijak.
Menguap bersama dingin embun sisa tetesan hujan air mata yang menanti pembuktian janji.
Kemarau di hati.
Mengeringkan sisa-sisa kepercayaan.
Membuat gersang senyum dan impian.
Masih kutunggu hujan, agar kepercayaan kembali segar.
Meskipun hanya hujan buatan. Sebentar datang, kemudian menghilang.